Monumen Kapal Selam (monkasel)
Ini adalah artikel ketika saya berada di MONKASEL
Monumen Kapal Selam, atau disingkat Monkasel,
Sekitar pukul 08.00 kami tiba di Monumen Kapal Selam.
Setibanya disana kami disuruh untuk melihat bioskop terlebih dahulu.
Kami menonton Film tentang kapal selam di Bioskop Rama. Disana kami melihat
sejarah kapal selam.
Pada masa sebelum kemerdekaan RI,kapal Selam merupakan transportasi
yang menunjang kemerdekaan Indonesia. Sekitar Tahun 1947,kapal selam seberat 5 ton
diuji coba di laut Yogyakarta. Tanggal 12 september 1259 berdirilah CORPS.Kapal Selam
Indonesia .
banyak melakukan operasi seperti Operasi Jaya Wijaya 1,Cakrawali,Jaya Wijaya2,
dan berbagai operasi lainya. Pada awal kemerdekaan ,Indonesia memperoleh 3 kapal selam
seperti KRI Cakra 401,KRI Nanggala 402,KRI Pasopati. Untuk mengenang
kejayaan Indonesia ini dibangunlah Monumen kapal selam di Surabaya. Tahun 1945
berdirilah BKR laut, tahun 1945-1950 Kapal selam Indonesia aktif dalam baktinya.sesuai
dengan Mottonya “Tabah sampai Akhir”.
Tahun 1960-1968 kapal selam Indonesia melucutkan roket dan ikut dalam penumpasan
G-30S PKI..Kapal selam Indonesia juga ikut dalam penjagaan keamanan di Afrika,Uni Sovied,
Amerika, Jerman,dll. Kapak selam kita mempunyai beberapa kemampuan seperti
kemampuan darat,air,serta Amfibi. Kapal selam kita juga mempunyai senjata terpadu
bernama SSAT. Mengingat bahwa Indonesia merupakan Negara Maritim terbesar di Dunia
dan bangsa Indonesia juga merupakan Bangsa”BAHARI” karena sebagian besar wilayahnya
adalah perairan.
Setelah selesai melihat bioskop,kami pun pergi ke kapal selam Pasopati 410.
Disana kami melihat beragai alat-alat penggerak Kapal selam.
Sesampainya di Dalam,kami disambut oleh seorang wanita yang menjelaskan mengenai
kapal selam pasopati ini. Ruang pertama merupakan ruang Torpedo haluan
setelah itu kami pergi ke ruang II yaitu ruang tidur.
Di ruang III kami melihat pusat informasi tempur, di nruang IV terdapat
ruang dapur,di ruang V merupakan ruang tidur ABK dan dapur Bintara senior, dan
di ruang VI kami melihat mesin-mesin. Jika di darat menggunakan diesel
sedangkan dilaut bahan bakar kapal selam ini adalah menggunakan mesin motor listrik.
Monument kapal selam ini di buka untuk umum pada tahun 1998.
Setelah kami puas menikamti rekreasi yang ada di Monkasel,kamipun pergi melanjutkan
perjalanan menuju Suramadu. Sungguh pengalaman yang indah dan menyenangkan..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar